Dalam hidup terdapat dua perkara...
yang selalunya membuatkn mereka alpa..
itulah ia gembira ketawa...
dan juga menangis berduka...
adakala apabila kita tersenyum...
ia mmbuatkan kita lupa tentang segala duka yang kita ada...
terlalu mengamati detik-detik kita gembira...
sehinggakan kita terlupa apa yang kita berduka...
ada yang gembira untuk menyembunyikan dukanya...
ada yang gembira kerana itu adalah dirinya...
namun jgnlah kita melebihi hadnya...
kerna ia mampu mmbuatkn kita lupa pada yang Maha Esa...
ada pula kalanya kita berduka...
sehinggakan menitis air-air jernih dari mata...
yang mulanya bertakung membasahi mata...
lalu mengalir ke pipi-pipi...
dan akhirnya jatuh ketanah...
perit dan perih yang mencucuk-cucuk di dada...
membuatkan kita terlupa apa yang kita gembira...
sehinggakan kita terlupa...
bahawa bersedih itu telah dilarang pada kita...
kerna ia membuatkn kita terlupa pada yang Maha Esa...
maka...
seandainya kamu gembira...
maka sederhanakanlah kegembiraanmu...
seandainya kamu berduka...
maka sedehanakanlah dukamu...
kerna disebalik kegembiraan adanya kedukaan...
kerna disebalik kedukaan adanya kegembiraan...
" Adakalanya Allah sembunyikan matahari yang menyinar, Dia telah menghadirkan kepada kita kilat dan petir, tatkala itu kita tertanya-tanya, dimanakah hilangnya sinaran mentari itu, dan di kala itu Allah memberi kita pelangi, dimana ia bersinar menggantikan mentari, meskipun seketika, namun sinarannya terpahat dihati kita..."
Jangan kerana duka engkau membenci...
Jangan kerana duka engkau menyakiti...
Jangan kerana duka engkau menyendiri...
Jangan kerana gembira engkau mensisih...
Jangan kerana gembira engkau meminggir...
Jangan kerana gembira engkau memperkecil...
kerana jika engkau berduka, pasti ada khabar gembira yang menanti...
kerana jika engkau bergembira, pasti ada khabar duka yang kembali...
sekadar nukilan, tulisan dan juga bisikan...
< Angah Merah > [ AM ]
Wednesday, May 30, 2012
Tuesday, May 29, 2012
Kasih Bukan Sekadar Nama...
apabila diri melangkah ke alam remaja...
maka akan terbitlah rasa yang akan menentukan...
kuatkah iman dan fikiran seseorang itu...
jujur dan setiakah seseorang itu...
perasaan untuk memiliki kekasih...
perasaan untuk memiliki seseorg...
perasaan untuk disayangi, dibelai, dan dicintai...
perasaan CINTA...
satu perasaan yang timbul diantara dua pihak...
dimana masing-masing memerlukan antara satu sama lain...
sehinggakan si jelita mampu cemburu kerna takut kehilangan...
manakala si tampan berasa rimas diperhatikan...
namun walaupun begitu...
dihati mereka tetap ada antara satu sama lain...
dan dikala detik-detik yang menimbulkan salah faham diantara mereka...
mereka berani untuk bertemu dan berbincang...
masing-masing mendengar luahan hati masing-masing...
betolak ansur diantara mereka...
maaf dan penyesalan semuanya nyata...
hanya sekadar menginginkn satu hubungan...
yang kekal bahagia...
namun ingatlah SI JELITA...
pilihlah mereka yang menghargaimu sepenuh hati mereka...
yang mampu membacakan doa untuk kamu...
yang mampu mengesat air matamu...
yang mampu menjadi suami bagi dirimu...
dan InsyaAllah mampu menjadi suamimu di syurga firdausi kelak...
jagalah dirimu itu wahai SI JELITA...
kerna dirimu itu umpama berlian yang terlalu cantik untuk dipegang...
terlalu silau untuk dipandang...
tapi terlalu tenang untuk dimiliki...
dan disayangi....
dan ingatlah dikau SI TAMPAN...
janganlah engkau permainkan hati mereka...
kerna terciptanya mereka dari rsuk kita...
bukan dikaki utk dialasi dan dikejami...
bukan dari kepala untuk dijunjung dan disanjung...
tapi dekat dibahu...
bertujuan untuk kita lindunginya...
dekat juga dihati kita...
untuk kita mengasihinya...
kerna kita adalah khalifah yang telah diutuskan untuk membimbingnya...
sekadar nukilan, tulisan dan bisikan...
< ANGAH MERAH > [ AM ]
maka akan terbitlah rasa yang akan menentukan...
kuatkah iman dan fikiran seseorang itu...
jujur dan setiakah seseorang itu...
perasaan untuk memiliki kekasih...
perasaan untuk memiliki seseorg...
perasaan untuk disayangi, dibelai, dan dicintai...
perasaan CINTA...
satu perasaan yang timbul diantara dua pihak...
dimana masing-masing memerlukan antara satu sama lain...
sehinggakan si jelita mampu cemburu kerna takut kehilangan...
manakala si tampan berasa rimas diperhatikan...
namun walaupun begitu...
dihati mereka tetap ada antara satu sama lain...
dan dikala detik-detik yang menimbulkan salah faham diantara mereka...
mereka berani untuk bertemu dan berbincang...
masing-masing mendengar luahan hati masing-masing...
betolak ansur diantara mereka...
maaf dan penyesalan semuanya nyata...
hanya sekadar menginginkn satu hubungan...
yang kekal bahagia...
namun ingatlah SI JELITA...
pilihlah mereka yang menghargaimu sepenuh hati mereka...
yang mampu membacakan doa untuk kamu...
yang mampu mengesat air matamu...
yang mampu menjadi suami bagi dirimu...
dan InsyaAllah mampu menjadi suamimu di syurga firdausi kelak...
jagalah dirimu itu wahai SI JELITA...
kerna dirimu itu umpama berlian yang terlalu cantik untuk dipegang...
terlalu silau untuk dipandang...
tapi terlalu tenang untuk dimiliki...
dan disayangi....
dan ingatlah dikau SI TAMPAN...
janganlah engkau permainkan hati mereka...
kerna terciptanya mereka dari rsuk kita...
bukan dikaki utk dialasi dan dikejami...
bukan dari kepala untuk dijunjung dan disanjung...
tapi dekat dibahu...
bertujuan untuk kita lindunginya...
dekat juga dihati kita...
untuk kita mengasihinya...
kerna kita adalah khalifah yang telah diutuskan untuk membimbingnya...
sekadar nukilan, tulisan dan bisikan...
< ANGAH MERAH > [ AM ]
Monday, May 28, 2012
Perjalanan Bagi Kita Bakal Bermula....
tatkala hari esok bakal menjelma...
maka akan kita dapati...
siapakah yang tersenyum kegembiraan...
siapakh yang murung kekecewaan...
mahupun akan ada yang menangis kegembiraan...
yang akan tersenyum kekecewaan...
namun begitu...
apa yang bakal anda peroleh...
itulah apa yang telah anda usahakan...
begitu juga pada diriku si penulis cerita ini...
juga kalian yang memegang setiap watak dalam cerita ini...
namun kejayaan atau kegagalan yang anda perolehi...
sebenarnya itulah usaha kita selama ini...
walau apa yang akan kita peroleh...
walau apa yang akan kita lepaskan...
bersyukurlah dengan apa yang telah kita ada...
kerana tanpa Dia...
kita xmungkin akan ada...
*Kepada lepasan matrikulasi 11/12
Semoga berjaya dengan keputusan yang bakal diperoleh...
nukilan tulisan dan juga bisikan
< Angah Merah > [ AM ]
maka akan kita dapati...
siapakah yang tersenyum kegembiraan...
siapakh yang murung kekecewaan...
mahupun akan ada yang menangis kegembiraan...
yang akan tersenyum kekecewaan...
namun begitu...
apa yang bakal anda peroleh...
itulah apa yang telah anda usahakan...
begitu juga pada diriku si penulis cerita ini...
juga kalian yang memegang setiap watak dalam cerita ini...
namun kejayaan atau kegagalan yang anda perolehi...
sebenarnya itulah usaha kita selama ini...
walau apa yang akan kita peroleh...
walau apa yang akan kita lepaskan...
bersyukurlah dengan apa yang telah kita ada...
kerana tanpa Dia...
kita xmungkin akan ada...
*Kepada lepasan matrikulasi 11/12
Semoga berjaya dengan keputusan yang bakal diperoleh...
nukilan tulisan dan juga bisikan
< Angah Merah > [ AM ]
Saturday, May 26, 2012
Seuntai Kata Untuk Dirasa
Ini ada satu cerita...
pengalaman aku...
bagi pasangan yang ada masalah...
untuk hari ini...
aku tujukan satu masalah...
seorang wanita yang amat comel...
dan seorang lelaki yang sangat kacak...
bagi pasangan yang ada masalah...
untuk hari ini...
aku tujukan satu masalah...
seorang wanita yang amat comel...
dan seorang lelaki yang sangat kacak...
wah...
secocok dan sepadan bukan...
secocok dan sepadan bukan...
alangkah senangnya kalau dapat ia dipadankan begitu...
malangnya tidak...
sebab...
padanan itu ditentukan dengan kepercayaan kamu kepada seseorang...
sama seperti masalah yang akan aku nyatakan kali ini...
malangnya tidak...
sebab...
padanan itu ditentukan dengan kepercayaan kamu kepada seseorang...
sama seperti masalah yang akan aku nyatakan kali ini...
seorang wanita...
bukan untuk merendahkan mereka...
cuma mengatakan apa yang benar sahaja...
maaf jika menyinggung...
cuma ingin dikongsikan cerita...
ucapan lafaz cinta...
bukan sekadar mainan...
bukan tiada maksud...
hingga ia boleh dibicarakan sewenang-wenangnya...
ada yang mahu mencari kejujuran jejaka yang dicintainya...
sehinggakan sengaja melakukan sesuatu yang akan menyakitkan hati jejaka itu...
dengan beralaskan alasan...
"saya ingin menguji dia...benarkah dia mencintai saya...atau sekadar main-main sahaja"
itulah manusia...
sedangkan Allah telah berjanji pada kita...
yang Dia telah menciptakan pasangan kita sewaktu kita diciptakan...
kenapa perlu kita risau?
sedangkan Allah sudah berjanji...
bahawa setiap dugaan yang kita lalui...
pasti ada hikmahnya?
bukankah begitu?
kemudian apabila jejaka itu tekad meninggalkan si dia...
maka wanita itu merayu...
memujuk...
menangis...
bukankah wanita itu seharusnya sedar...
yang perbuatannya itu yang salah...
dan lelaki itu pergi kerana kehendaknya sendiri...
tidakkah kita terfikir?
sebagaimana jika perkara itu berlaku pada kita...
perih kah sakitnya itu?
tidakkah kita terfikir?
maaf dipinta andai terkasar bahasa...
hanya sejenak mahu kita dewasa...
bukan kemegahan yang aku pinta...
cuma sekadar berkongsi peristiwa...
andai kejujuran ingin dicari...
tidak perlu sehingga hati insan itu kita lukai...
insan itu masih punyai hati...
sampai masa dia tidak akan tertahan lagi...
ujilah kejujuran dengan kejujuran...
yakni dengan nilai kejujuran yang engkau miliki...
kerana apabila air matamu itu bercucuran...
kau akan sedar yang kekasihmu itu sentiasa disisi...
bukan untuk merendahkan mereka...
cuma mengatakan apa yang benar sahaja...
maaf jika menyinggung...
cuma ingin dikongsikan cerita...
ucapan lafaz cinta...
bukan sekadar mainan...
bukan tiada maksud...
hingga ia boleh dibicarakan sewenang-wenangnya...
ada yang mahu mencari kejujuran jejaka yang dicintainya...
sehinggakan sengaja melakukan sesuatu yang akan menyakitkan hati jejaka itu...
dengan beralaskan alasan...
"saya ingin menguji dia...benarkah dia mencintai saya...atau sekadar main-main sahaja"
itulah manusia...
sedangkan Allah telah berjanji pada kita...
yang Dia telah menciptakan pasangan kita sewaktu kita diciptakan...
kenapa perlu kita risau?
sedangkan Allah sudah berjanji...
bahawa setiap dugaan yang kita lalui...
pasti ada hikmahnya?
bukankah begitu?
kemudian apabila jejaka itu tekad meninggalkan si dia...
maka wanita itu merayu...
memujuk...
menangis...
bukankah wanita itu seharusnya sedar...
yang perbuatannya itu yang salah...
dan lelaki itu pergi kerana kehendaknya sendiri...
tidakkah kita terfikir?
sebagaimana jika perkara itu berlaku pada kita...
perih kah sakitnya itu?
tidakkah kita terfikir?
maaf dipinta andai terkasar bahasa...
hanya sejenak mahu kita dewasa...
bukan kemegahan yang aku pinta...
cuma sekadar berkongsi peristiwa...
andai kejujuran ingin dicari...
tidak perlu sehingga hati insan itu kita lukai...
insan itu masih punyai hati...
sampai masa dia tidak akan tertahan lagi...
ujilah kejujuran dengan kejujuran...
yakni dengan nilai kejujuran yang engkau miliki...
kerana apabila air matamu itu bercucuran...
kau akan sedar yang kekasihmu itu sentiasa disisi...
seuntai kata...
untuk dirasa...
Angah Merah (AM)
untuk dirasa...
Angah Merah (AM)
Subscribe to:
Comments (Atom)